Login

Username
Password

Register
Forgot Password
Beranda
Web Links
Interaktif
Kirim Artikel
User Online
Member GIS
Global Community Nusantara
KOKI-Kolom Kita
Link Terbaru
·Web Hosting Indonesia - Web Design Artistik - SEO
[Added: 09-Aug-2007]
·SwissContact WISATA
[Added: 09-Aug-2007]
Tampilkan situs Anda di sini.
Tambah link baru
Browse link
Ingin Buat Web Site

Silahkan menghubungi kami BALI INTERMEDIA UTAMA
Telp: 03617906117

Komodo Tours

sponsored by:



 Global Indonesian Society

adalah situs perintis yang  mempunyai konsep  VIRTUAL TEAM BUT REAL PEOPLE.

Selamat Datang di  situs Global Indonesian Society, dimana anda  diberi kesempatan untuk berbagi cerita sukses  yang anda telah capai, dengan harapan para pembaca bisa mengambil pelajaran darinya.

 

 

Ingin tahu jam berapa di kota dimana teman anda  tinggal?, silahkan klik World Clock

 

 

Member GIS dimanapun anda berada,silahkan klik Set otomatis situs kesayangan GIS sebagai home page anda! 
 

Sedang bagi anda yang INGIN JADI MEMBER MILIS Global Indonesian Society, dimana anda bisa ikut diskusi, kirim artikel, foto, lagu dsbnya, silahkan klik dan isi formulir yang ada disebelah kiri bawah atau email langsung ke joseph.saputra@gmail.com

 

 



Arsip Berita



























Untuk melihat dikota mana GISers bermukim, silahkan klik Member Map




Foto Hari Ini




Foto ini saya jepret pagi ini didepan rumah kami, silahkan terka apa ini?































































































Yang paling sukar memproses foto pink gladiola ini adalah bagian putih dari daun bunga, dimana selain permukaan daun bunganya tidak rata/halus , juga butiran airnya harus terlihat jelas pula !. Silahkan perhatikan








































































































Bandingkan dengan foto kedua ini, menurut anda mana yg lebih baik?, apa alasannya?








































































































Foto ini saya jerpet kemarin sore, udah agak gelap lho hehehe.

Detail bulunya udah cukup terlihat, bahkan wana bulu yg kekuning kuningan disekitar mata, telinganya juga kelihtan, bila motretnya over-exposed maka akan terlihat putih semua dan detail bulunya juga akan hilang.

Eh, burung kakatua ini buas lho, kalau jepretnya kurang dari 15 meter, pasti dia akan terbang hahahaha








































































































Pohon hanya akan tumbuh subur, berbunga dan berbuah lebat bila disirami, di kasih rabuk secara teratur, ibaratnya per-teman-an di GIS, tanpa sering nongol di milis dan situs GIS, maka lama kelaman teman teman anda akan “lupa” siapa anda.

Silahkan nikmati segerombolan bunga mawar kuning yg saya jerpet pagi ini dari kebun kami.













































































Foto yg saya jepret ini kemungkinan besar loaksinya dimana, jawaban yg betul , 100 points, bila anda bisa mengirimkan foto lokasinya yg dicuplik dari Google Earth !, plus koordinat GPS-nya

Sedangkan bagi anda yg belum tahu dan ingin tahu hehe, bagaimana caranya membuat copy dari peta di Google Earth, silahkan tanya, pasti ada GISers yg tahu, dan bersedia membantu anda, kalau tidak ada yg mau membantu, ki lurah SIAP untuk jadi "pembantu" anda hahaha


















































Foto red roses ini saya jepret sekitar satu jam yg lalu. Langsung di kebun tanpa dipetik he hehe

Detail cukup jelas, silahkan perhatikan, seutas benang yg rupa rupanya di buat oleh laba laba mini hehehe , benangnya tipis sekali dari daun bunga yg satu ke lain daun bunga.

Mekipun hasilnya belum cukup memuaskan saya, tapi terbukti pe-mrosesan image dengan RAW sangat bermanfaat.










































































Cewek manis, ayu dari Indonesia ini, kariernya dimulai disekitar bulan Maret 2010, setelah selesai 3 tahun kuliah di salah satu Univ di CA, kerja sebagai part timer untuk meningkatkan life stylenya, karena gaji sebagai clerk di Bank America, di kawasan Los Angeles tidak cukup untuk bisa beli BMW, punya mortgage, makan makan di resto dsbnya, maklum hidup di America mahal sekali, begitu jawabnya, kalau ditanya orang.

Dalam kurun waktu tidak lebih dari dua tahun , namanya mencuat dan jadi “bintang beken banget” di Amerika, dan sempat "membawa "nama harum" Indonesia di mancanegara ha ha ha...

Serian DVD nya laris sekali, begitu poster, calender yg berhiaskan fotonya laku kayak pisang goreng.

Siapakah dia, silahkan terka, adapun “kuncinya” adalah pose bersama anjing kesayangan-nya di villanya yg cukup mewah di kawasan elite di South California. Usianya masih muda sekali, sekarang sekitar 23 tahun.

Silahkan terka siapa dia, bila bisa betul…,wuah luar biasa hebat anda…, saya traktir endas pitik di Jogya deh....ha ha ha ha..


























































Silahkan klik icon ABC bagi anda yang ingin mengikuti berita terkini di TV Fox News Live 24hour.


Sedang untuk mengikuti berita terkini dunia khususnya di wilayah Middle East, silahkan klik icon TV Al Jazeera 24 hours updated !

Bagi anda yang tinggal di Asia, untuk mengikuti berita terkini dunia khususnya di China dan wilayah kawasan Asia lainnya , silahkan klik icon TV CCTV 24 hours updated !

Bila yang terlihat layarnya kecil / small , di layar klik zoom 200% atau full screen.

Saya tidak tahu performance TV nya , bagi anda yang tinggal diwilayah dimana belum ada koneksi internet broadband . Harap kontak saya.

Kalau gambarnya tidak terlihat. layarnya putih saja, maka di klik reload. Sedang kalau gambar dan suarnya tidak cocok, gambarnya srendet srendet / tidak mulus, itu tandanya komputer anda harus diganti yg lebih baru ! he heh. processornya lebih cepat dan RAM nya lebih gede.

Al Jazeera English


Dan bagi anda yang ingin nonton CNN-TV 24 hours atau BBC-TV 24 hours, Japan-NHK, Al Arabia dll dll silahkan klik link-nya dibawah ini














Lagu hari ini




Berani itu ajaib ! begitu kata Pak Mario Teguh, silahkan simak , klik dibawah ini.





Selamat Tahun Baru Imlek, kepada anda yang merayakannya. Semoga Tahun Naga Air , yang hanya terjadi setiap 60 tahun ( terahir tahun 1952) membawa hoekie kepada anda semuanya.

Silahkan klk untuk dengarkan lagunya





Bagi anda yang merayaakn Natal, kami mengucapkan A Mery Christmas 2011, Let the spirit of (un-condional) love gently fill our hearts and homes.

Silahkan nikmati lagunya Oh.. Holy Night , yang kali ini dinyainyikan oleh Selene Dion.







Masih dalam suasana Natal, lagu ini saya pilih khusus sebagai hadiah Natal untuk Clara-Montpellier yg dengan "susah payah' berhasil menemukan penyanyi lagu White Chirstmas ha haha



Bagi anda yg merayakan Natal dan tidak jadi anggota “DPR” hua hua hua, silahkan terka siapa penyayi dari lagu ini?












Sin Tjoen Khiong Hie





Partisipasi: Oom Saputra-Canberra





Tidak bosen bosennja setiap ari Ki Amat ngewarisken “ngelmu-nja” kepada Subur en hasilnja udah moelai keliatan, si anak semata wajang mulai keliaatan lebih dewasa, bisa membedaken mana njang ceng lie dan mana njang bo ceng lie

Pagi ini kelihatan, oedah ada seorang tamoe njang dengen sabar noenggoe diroeang praktijk sambil membaca soerat khabar harian Sin Po. Waktu ngeliat Ki Amat mendeket, oedjarnja terbata-bata: “ Wo Tho Koh Khe Ban Ji Lhan, Be Lom Gha Ling!”. “Ija , Selamat pagi”, jawab Ki Amat rada kikoek ndenger sang tamoe ngadjak bitjara boso begitoean.

Oemoernja setengah “muda”, antara lima puluh, enam puluhan tahun, begitoe taksir Ki Amat, dadanan-nja rapi, meskipoen boekan pegawai negeri tapi pakai pakaian setelan safari tjoklat moeda, tjotjok dengen sepatoe koelitnja njang klirnja jugak tjoklat toewa, disemir mengkilat banget. Ramboetnja disisir rapi, meskipoen agak botak tapi enggak keliahatan ada oewannja, roepa roepanja selaloe radjin disemir.

“Khe Ban Ji Lhan, ha yaa….., Sam Phe Lhe He, tjiak lat ”, begitoe oelangnja pake aksen medok Tionghwa-nja, sambil menoendjoek kelehernja. “Setelah agak lama mentjoba mengerti apa maksoednja, Ki Amat sempat mesem seraja mendjawab, “Oh, bandjirrr”, baroe taoe kalok tadi tamoenja mengeloeh bahwa tokonja kebandjiran, aernja sampai ke leher dan belon kering djugak sampe ari ini.

“Koh, djoewalannja apa sih” tanjak si Ki simpatik, mbajangken dagangan si tamoe pada roesak berantakan kerendem aer bandjir. “Kim”, katanya singkat. “Oh, apa pada ngapoeng kalo kena air banjir”, tanya Ki Amat serius, masih tidak paham apa itu maksudnya Kim “Ha..yaaa…, enggak njana gue, kalo si Ki bisa ngeledek kajak gini, emang banjak koening-koening ngapoeng, pada masoek ketokonja bersama sampah njang kebawak eir bandjiran”, begitoe batin koh Poet On, inget aken banjaknja kotoran manoesia akibat meloeapnja wc wc roemah disekitar tokonja. “Eh, Emas Ki”, djelas si engkoh lagi “Oh sorry, Emas, Gold”, djawab si Ki rada maloe djoegak, njang telah salah mengerti.

Belum sempet koh Poet On ngomong lebih landjoet, si Ki laloe menoendjoek ke tamoenja, “Engkoh shio Uler gede, eh Naga toh”, katanja mantep. Yang ditoendjoek kaget setengah mati, “Owe, Bhe Thul Ki”, jawabnya kagoem, koq bisa taoe taoenja si Ki ini batinnja. “Dan engkoh lahir ditaoen 1952” , landjoet si Ki tetep kalem. “Bhe Thul, Ki, tambah kagoem adja koh Poet On, batinnja emang si Ki ini hebat banget, sekti deh… tahoe segalanya, bisa ngebatja pikiran orang Water Dragons – Years 1952 and 2012
Water calms the Dragon’s fire. Water Dragons are able to see things from other points of view. They don’t have the need to always be right. Their decisions, if well-researched, are usually better since they allow other’s to become involved.


Emang diliaat dari penampilannja en selintas karakternja sadja si Ki oedah taoe kalo si tamoe ini pasti shionya Naga Air (Water dragon), persis seperti sifatnja njang kalem, serba anggoen en “soegih arto” , lha wong djoewalannja emas. Water calms the Dragon’s fire. Water Dragons are able to see things from other points of view. They don’t have the need to always be right. Their decisions, if well-researched, are usually better since they allow other’s to become involved. begitoe toelis Suzanne White, Roosters are conspicuous/ senang menyolok, baik dandanannja maoepoen penampilannja setjara oemoem,persis seperti tjara dandan koh Poet On, kayak anak moeda adja, bahkan pake gelang, tjitjin akik en kaloeng mas segala, njentrik banget They are sociable and free-wheeling, wickedly magnetic and love to bask in the truckloads of attention they receive from any gathering with which they grace their irresistible presence, njang pada intinja seneng “sok pamer” dihadapan tamoe tamoenja, padahal mbokek, mboloei, wong banjak dagangan njang dipa djang di etalase coeman emas boong boongan adja.

“Lha lantas engkoh lahirnja tanggal berapa”, kali ini si Ki baroe tanjak koh Poet On, . “Dua puluh tiga, Djanoeari, Ki”, jawabnja dengen bangga, karena tepet djatoeh Taoen Baroe Imlek 2012.

“Ini baroe warming up lho”, landjoet Ki Amat tentang aer bandjir, njang masoek ke Toko Mas-nja. “Sekali air banjir pernah masoek engkoh poenyak toko, si aer bisa inget lho, pasti aken dateng lagi pada kesempetan njang pertama”, tambah si Ki rada ngancem, mentjuplik pengalaman Tony Morrison waktoe roemahnja kebanjiran akibat loeapan air soengai Mississipi, Flood is the word they use, but in fact it is not flooding, it is remembering. Remembering where it used to be All water has a perfect memory and is forever trying to get back to where it was!

“Makanja itoe, lekas lekas tjarik tjara penanggoelangannja sebelon si Aer dateng lagi”, begitoe nasehat Ki Amat, “Lagian ini khan taoen Water Dragon, njang hanya teroelang setiap 60 taoen sekali, sebeloenja doeloe taon 1952. We don’t know why, but Chinese Astrologers tell us that Dragon never have an easy time when their year rolls around. It may turned out to be a crucial but necessary transition year for you (Indonesia), tambah Suzanne White, cewek kondang yang pinter Ilmoe Gatoek …, combined the Western and Chinese astrological systems.

“Sin Tjoen Khiong Hie”, seroe Koh Poet On A Liong sambil sodjah menangkoepken kedoea belah tangannja dan tak loepa poela menjisipken ang-pauw, amplop berwarna merah, yang agak tebal djoegak, loemayan oentoek binik Ki Amat, koelakan beras, mie instan en sembako yang abis dibagi bagiken gratis kepada tetangganja waktoe kebandjiran tempo hari.

Eh, koq pake repot repot segala, tapi angpow khan oentoek njang masih djomblo toh, ejel si Ki, sok tahoe adat Tionghwa. Iya Ki, amplop merah ini hanya toerahan aja, tempo ari kasih angpouw ama anak tjoetjoek, jawabnja , rada merah moekaknja, keliatan bloonja.

“Sin Tjoen Khiong Hie”, banjak hokkie ya, jawab si Ki , sambil nganter koh Poet On keloewar dari kamar pratijknja.



Girls are cute



Partisipasi: Oom Saputra -Canberra dan Jeanny-Victoria BC


Jalannya megal megol, genit, susunya montok meskipun dilihat dari perangainya umurnya pasti dalam dalam katagori pubertas, lha balita jaman modern ini memang lebih cepat “mateng”, terutama perempuannya, cepet duwor, cepet keluar kukul-nya, cepat dapat menstruasi dan cepet montok susu-nya….begitu batin Ki Amat, sambil duduk di meja di kwelasnya, sambil mempersipakan pelajaran Ilmu Bumi.

Salah satu taktik Ki Amat, adalah merubah jadwal mendadak, terutama dari mata pelajaran yang paling menarik, dimana hampir semua muridnya absent…eh masuk, mengikuti kelas, tidak, bolos, berubah menjnadi mata pelajaran Mathematik hah haha ha, amat pelajaran ini yang paling dibenci oleh para purid, terutama murid murid cewek hampir semuanya bolos, sakit mendadak kalau jadwal pelajaran ilmu mathematik ha haha

Ki, setangah teriank, meskipun saya tak amsuk kelas wakltu pelajaran mathematic minggu lalau, tapi nih periksa , saya buta PR-nya dan nih buktinya, saya tidak nyontek, sambil jerit, manggil 5 cewek temannya datang ikut merubungi Ki Amat.

Kamu buat PR mathematik-nya ?, tanya Ki Amat kalem, enggak Ki, abis belon ngeh, belum mudeng rumus Akar dan cara pakainya, jawab mereka lirih hampir serempak. Lha fungsinya buku mathematik yang dihasrukan beli oleh Pak Kepala asekolah itu untuk apa? Semuanya diem, cep-klakep, cuman satu yang lirih wadul, “Beli bukunya terpaksa, abis diancem ama Pak Kepala Sekolah sih”.

Lha ini, ribetnya, kalau sang Kepala Sekolah, merangkap jadi calo percetakan buku. Begitu batin si Ki , sambil membereskan letak sarungnya yg rada melorot…..tambah kurus nih, prihatin memikirkan pendidikan di negeri ini…

Landi, begitu nama cewek brandal , satu satunya yang buat PR mathematik, ternyata dia ini adalah pacarnya si Anton, datang m ngeluruk Ki Amat, ingin membuktikan bahwa dirinya “hebat” tanpa ikut kelas tapi bsia buat PRnya, juga yg utama adalah “tidak terima” protes abis diceritaiin ama temen temennya, kata Ki Amat, cewek itu sama dengan Iblis, alias Girl is equal to Evil.

Iya saya periksa PR-mu ntar besok, aku kasih tahu hasilnya, sambil si Ki buka tas kempitnya. “ Tidak Ki, aku minta sekarang juga PR-ku diperiksa, aku tunggu”, teriak Landi, sambil, metenteng, siap nantang. Buah dadanya…eh dadanya kembang kempis, mukanya memerah, bibirnya dikasih anting anting terlihat setengah terbuka, untuk lewat napas yg keluar dari mulutnya.

Wuah, negeri juga kalo gue dikrubut 6 cewek, berotot gini, begitu batin si Ki. Lha ini resikonya jadi guru di jaman modern ini, udah gajinya kecil, hidup Senen Kemis, masih di kurang ajari pula.

Ki, sambil telunjukanya menuding ke kertas PR-nya, aku minta kalau aku betul dapat 100 point, si Ki kasih aku surat keterangan bebas ikut kelas mathematik, begitu ancem Landi. Wuah ribet juga kalo punya murid, anak penggede , kayak Landi ini, sambil matai si Ki melirik mengamati dan memeriksa jawaban Landi.

OK, saya, setuju akan saya kasih surat bebas masuk kwlas pelajaran mathematic, syaratnay kamu harus betul 100 point, nih saksinya sambil si Ki menunjuk ke 5 cewek yang merubunginya.

Hasil hitungan-mu a =252.98521 , nih perinciannya: (6.32455532034 is the square root of 40)^3 atau (6.32455532034 )x(6.32455532034 )x(6.32455532034) =252.98521



Betul Ki, teriak Landi sambil matanya mendelik emosi.

Lan ..Lan, Saya senang dan menghargai hasil karyamu, jalan [ikiran, logikan udah betul, begitu pual cara masukan rumus Akar-nya, sambil jari KI amat bermain di kalkulator, ngecek kalkualsinya, TAPI…..nih hasilnya yang betul 100% adalah a =[\sqrt{40}]^3 =252,98221281344 , jadi kamu dapat point 98, exellent tapi tdiak 100, jadi seperti apa yang telah kita setujui bersama dengan disaksikan ke lima tememu, saya tidak bisa mengeluarkan surat bebas Mata Pelajaran Mathematik.

Mukanya pucat mendadak, badannya lunglai lemes. Wuah apa iya Ki, sambil mengusap air matanya. Iya deh , aku janji mulai sekarang aku akan selalu masuk kelas.

Eh .. Ki, s hampir serentak ke 5 temennya mengacungkan tangan, Rumus mathematiknya apa bener begitu, sebab kami berlima bukan Iblis tuh, sambil melirik ke si “iblis” Landi yang terduduk dilantai, lemes.

Siapa bilang kamu berlima , coba baca dengan cermat dan teliti Girl is equal to Evil, ini khan kalimat singular. Ki, biarpun hanya ditujukan untuk satu cewek saja, khan kalimat itu, khan tidak adil dan tidak bijaksana, siapa tahu beberapa tahun lagi dia bertobat dan jadi perempuan baik baik, salah satu cewek temennya protes, sambil membantu berdiri ,si “iblis” Landi yang masih ndreprok di jubin.

“Lha protes ini saya saya harapkan waktu di kelas tempo ari” , jawab di Ki tetap kalem.

Penjelasan gino lho, lanjut si Ki. Coba simak lagi denaen teliti, jabaran dan rumusannya persamaan itu:

Girl= Time x Money

Time is money atau dalam mathematik ditulis Time = Money artinya Time is equal to money

Kalau kita gabungkan dua persamaan ini: Girl= Money x Money atau Girl= Money^2 , ini tanda mathematik untuk pangkat dua, ^3 itu tanda untuk pangkat 3 , jelas si Ki sambil menulis di papan tulis. Lalu karena:
Money is the root of evil, yang ditulisnya begini: money=\sqrt{evil} maka girl=[\sqrt{evil}]^2 ; jadi girl=evil

Rumus persamaan yang dijabarkan diatas itu SALAH, tanda = seharusnya yang betul adalah Time\cong Money, bukan Time = Money, yang artinay Time is eual to Money, yang symbol mathematiknay terlmapir, seperti tiga garsi horizontal, dan garis yg paling atas berombak.

If A and B are two objects being compared, such as line segments, angles, triangles etc, then the statement is read as "A is congruent to B". Ini tidak berati kalau A = B, makanya unsur unsurnya tidak boleh di pertukarkan begitu saja, lain denegn persamanaan yang bertanda = .

Dari bila kamu amati lebih teliti, lagi semua logika di persamaan diatas itu , yang bertanda = salah besar misalnya; Girl= Money x Money itu salah, bahkan mengganti posisi Girl congruent Time x Money dengan Girl congruent Money x Money saja salah besar!!

Jadinya. gimana Ki….. Girls are cute , sedang yang “Iblis” itu yang “menuduhnya”…..ha ha ha….

Sejak kejadian itu, mata pelajarn mathematik selalu penuh kelasnya, bahkan para murid saling berlomba lomba menbuat PR , inilah Ki Amat yang demennya merubah seuatu yang dibenci, jadi seuatu yang dicintai

Bagi anda yg ingin refreshing ilmu mathematic-nya, silahkan klik dibawah ini






Born Free





Partisipasi: Oom Saputra-Canberra



Banyak orang yang masih belum mengetahui apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan diskriminasi. Difinisi discrimaination menurut The Hutchinson, Softback Encyclopedia adalah sebagai berikut Distinction made (social, economic, political, legal) between individuals or groups such that one has the power to treat the other unfavourably.

Perlakuan diskriminasi adalah sesuatu yang melanggar hak asasi manusia. Diskriminasi bisa didasarkan atas warna kulit, kebangsaan ( nationality), agama, politik, kebudayaan, posisi seseorang di masyarakat/ kasta (class/ caste), gender, umur dan kombinasi dari faktor faktor tersebut diatas. “Nasib” warga keturunan Tionghoa adalah contoh klasik dari perlakuan diskriminasi di Indonesia dan dalam era reformasi ini seharusnya hal itu dihapus sampai keakar akarnya, sangsi berat bagi para pelakunya plus pemberian hak melapor kepada yang berwajib bagi mereka yang merasa menjadi korbannya.

Silhkan simak cuplikan artikel saya dibawah ini, yang dimuat di sebuh harian beken di Jakarta, sebelas tahun yang lalu !!.

January. 26, 2001 13:38:21 WIB

Saya Macan Tionghoa Yang Bermukim di Australia



Tanggapan Berita: Gong Xi Fat Cai

MENARIK sekali memberi komentar tentang Tionghoa hwakiau di Indonesia ditengah suasana Imlek sekarang ini!. Saya adalah WNI keturunan Tionhoa yg bermukim di Canberra, Australia sejak 20 tahun ini. Seperti kebanyakan Tionghoa, saya juga tidak bisa bicara/menulis Mandarin/ Hokian, bahasa ibu ya bahasa Indonesia.

Seperti diketahui sejak penjajahan Belanda, Tionghoa Indonesia dimasukkan dalam `kotak` dengan segala macam aturan diskriminasinya. Kalau kotak ini bisa diibaratkan dengan `kerangkeng` maka Tionghoa di Indonesia itu seperti `binatang` dalam kerangkeng, dipelihara, dididik, dilatih untuk sewaktu2 digunakan oleh (majikan) Belanda untuk cari duit!


Jenis binatang yg paling klop adalah `macan`, dimana kalau sedang dipakai Belanda si macan disuruh main sirkus, kadang2 berburu rusa, babi atau apa saja untuk kepentingan majikannya (Belanda) dan tentu saja setiap selesai `pertunjukan` lalu diberi reward (upah) sehingga lain kali lebih rajin (sregep) main sirkus atau cari mangsa lagi!. Sedang kalau `malas` atau berbuat salah ya upahnya `dipecut` (punishement), wong namanya binatang peliharaan. Kalau terlalu gemuk karena terlalu banyak dikasih makan(proyek), lalu dengan beberapa `cara` dibuat kurus, supaya selalu tetap `fit` untuk berburu!.

Inilah akal licik si Belanda, sama persis dengan aborigine di Australia yg juga dimasukkan dalam kerangkeng (reservoir) tetapi binatang yg paling cocok untuk aborigine itu koala (bukan macan). Saya teringat, waktu masih tinggal di Melbourne 10 tahun yg lalu, kami sekeluarga sering piknik ke Phillip Island, dalam perjalanan kesana kami sering mampir lihat koala, dan waktu itu kagum karena dikasih tahu bahwa koala itu mudah ditangkep kalau abis makan banyak, lalu mabuk kebanyakan makan daun kayu putih( eucalyptus), `liyer2` gerandolan dipohon dan menjadi `jinak`, sehingga mudah ditangkap ( tidak berontak).

NOTE: Tionghoa ‘pernah berontak” , quote: Pada tahun 1740, kecurigaan meningkat antara VOC dan orang Tionghoa. Tanggal 7 Oktober, gerombolan Tionghoa membunuh sejumlah orang Eropa di luar kota. VOC khawatir warga Tionghoa dalam kota bergabung dengan gerombolan. Gubernur Jenderal Adriaan Valckenier menyampaikan pendapat bahwa tidak ada salahnya bila warga Tionghoa di Batavia dibunuh. Pemukiman Tionghoa digeladah. Tanggal 9 Oktober pembantaian orang Tionghoa mulai, kebanyakan dilakukan oleh orang Eropa dan budak. Sekitar 10 000 orang Tionghoa dibunuh. Selama berhari-hari pacinan Batavia terbakar. Penjarahan hanya dapat dihentikan dengan membayar suatu premi ke prajurit VOC agar mereka balik ke asramanya.

Orang Tionghoa yang selamat melarikan diri ke Jawa Tengah, di mana mereka bergabung dengan orang Tionghoa setempat yang mulai memberontak. Mereka menyerang pos VOC di Juwana, dan mengepung pos di Semarang dan di kota lain. VOC mengundurkan pegawainya dari Demak tapi gagal di Rembang, di mana pegawai VOC dibantai.

Di pihak Mataram, Susuhunan Pakubuwana II mengikuti nasehat patihnya, Natakusuma, dan memutuskan untuk memihak dengan Tionghoa. Bulan Juli 1741, pasukan Pakubuwana menyerang garnisun VOC di Kartasura. 35 orang Eropa dibunuh dan komandan Belanda Johannes van Velsen luka-luka. Pakubuwono mengirim pasukan dan meriam ke Semarang. Pada November 1741, pos VOC dikepung 20 000 prajurit Jawa, 3 500 pemberontak Tionghoa dan 30 meriam


Inilah cara si Inggris `menaklukan` aborigine, dibuat mabuk (lupa daratan/ tidak berontak) dengan dikasih alkohol/ bier sebanyak2nya, dibuat tetap bodo, dimasukkan dalam kerangkeng (reservoir), persis seperti koala tadi.

Ini semua karena si Inggris tahu kalau koala itu tidak bisa untuk cari duit (lain dari macan) maka ya dibuat mabuk saja, dan sementara mabuk lupa daratan kekayaan alamnya dikeruk habis2an!. Baik Belanda atau Inggris (dan Eropa yg lain) itu sama prinsipnya politik white supremasi.

Untungnya Australia hapus dari politik ini sejak permulaan tahun 70-an. Setelah merdeka Indonesia secara sadar atau tidak meneruskan policy ini. Karena sering dipakai oleh pemerintah cq `oknum penjabat` untuk main sirkus atau berburu maka ada macan yg jadi `gemuk sekali` (kaya) dan bahkan macan macam ini ada yg berani `ngigit` majikannya (pemerintah/negara).

Bukankah sekarang ini `ada` (mudah2 lebih banyak lagi) macan yg sedang diproses dipengadilan karena berani `ngigit` negara? Bukankah ada (banyak) penjinak gajah, singa, macan dan binatang buas lainnya yg mati digigit/ diterkam oleh binatang peliharaannya sendiri? Dalam era reformasi ini, dibawah pemerintah Gus Dur dan Ibu Mega, kita harus bersyukur bahwa sudah ada tanda2 kerangkeng akan dihilangkan,

Tionghoa akan dilepas dialam bebas, seperti si-singa born free!. Suku Tionghoa diakui eksistensinya, boleh ber-imlek lagi, cap go meh, ke keleteng dsbnya! Kesempatan ini harus diikuti kesadaran penuh dari Tionghoa sendiri bahwa anda sebagai warga negara maka konsekwensinya mempunyai kewajiban, hak dan kesempatan yg sama dengan ethnis/ suku Indonesia lainnya. Dan dari segi pemerintah `cq penjabat` (oknum penjabat), ya jangan pakai Tionghoa untuk main sirkus/berburu lagi! Mereka itu manusia bukan binatang peliharaan.

Biarkan orang Tionghoa masuk tentara, jadi pilot, pegawai negeri, tukang sapu jalan, tukang ojek, warungan , apa saja sesuai dengan masing2 kemampuannya!, tidak hanya diberi kesempatan `hidup` dengan dagang saja!. Dengan bermukim di Australia, saya sudah berhasil keluar dari `kerangkeng` (sistem) 20 tahun yg lalu!.

Ini gara2 saya melihat film Born Free di Jogya awal tahun 60-an, cerita singa afrika yg dilepas bebas jadi buas lagi oleh pemiliknya. ( born free= bukankah setiap binatang apalagi manusia itu lahir bebas?, punya hak dan kewajibam yg sama?).

Saya juga waktu itu ingin lepas bebas seperti singa itu, saya sadar bahwa sebagai rakyat kecil biasa saya tidak mungkin mempunyai kekuatan merobohkan kerangkeng (sistim warisan Belanda yg sudah adaa lebih dari 350 tahun) maka yg paling mudah ya nerobos kerangkeng ( hidup diluar negeri,bawa istri anak). Saya tak ingin anak cucu saya seperti saya, biarlah saya sebagai the last generation macan!.

Saya ingin anak cucu saya sebagai manusia biasa saja, diakui eksistensinya, warganegara yg patuh akan kewajibannya tetapi punya hak dan kesempatan yg sama dengan manusia (warga) lainnya!.Bukankah ini hak setiap manusia! Hak asasi manusia! Inilah keluarga saya di Australia, macan2 bebas ( seperti singa dalam film Born Free).

Bukankah singa born free masih tidak lupa kepada majikannya(tanah air), masih sering nengok rumah majikannya (Indonesia)? Malah merasa LEBIH CINTA kepada tanah air (tidak bakalan `ngigit` majikannya!). Cinta murni itu khan unconditional, saya tidak punya maksud untuk dapat keuntungan (apalagi dapat proyek dsbnya) apa2 baik moril/materiel/ jabatan/pengikut dsbnya dari tulisan ini.

Kami sekeluarga sudah `kecukupan` dan kerasan sebagai macan bebas disini, `duduk sama tinggi, berdiri sama rendah`. Walaupun demikian saya ingin supaya macan2 lain yg masih dikerangkeng ditanah air secara `damai` lepas bebas seperti saya.

Inilah kesempatan untuk anda semua warga keturunan Tionghoa, lepas bebas hidup ditanah air tanpa harus hidup dinegara lain seperti saya.Bukankah itu sesuatu yg paling indah sebagai manusia? Bukankah mengumpulkan duit banyak itu hanya sebagai refleksi dari frustasi `binatang yg dikerangkeng?. Bukankah macan bebas itu hanya cari makan kalau lapar, tidak ada ingatan nerkan kijang sebanyak2nya untuk persediaan tujuh turunan!.

Bukankah duit banyak itu tidak memberikan kebahagian apa2?. Gunakan kesempatan dalam era reformasi ini untuk ber integrasi, ber-asimilasi dan berbuat yg terbaik untuk negara Indonesia tercinta, jadilah warganegara yg baik dan patuhilah hukum. Bukankah pemerintahan Gus Dur & Bu Mega sudah membuka kerangkeng anda!.

Saya tidak pernah mendidik anak2 saya lebih rendah atau lebih tinggi dari orang lain, ingatlah semua ras itu sama dihadapan Tuhan!. Silahkan kawin dengan ras/suku/ethnik apa saja asal cinta sama cinta. Silahkan memeluk agama apa saja asal dasarnya percaya. Silahkan bekerja dimana saja, baik swasta, pemerintah dimana saja asal senang bekerja disitu.

Silahkan nikmati lagu Born Free oleh Mat Monro , saya pernah ketemu dengan Matt di Hotel Aryaduta-Jakarta ditahun 1976.







Yang bohong di hukum pacung kepalanya



Partisipasi : Oom Saputra- Canberra








Subur anak satu satunya Ki Amat kelihatan sedang sibuk didepan komputernya. “Babe, ini lihat, TKW Indonesia itu bisa diancam hukuman mati, pacung kepala”, serunya surprise sambil menunjukkan artikel berita tentang nasib TKW di Saudi Arabia. “Apa iya” jawab si babe kalem sambil mendekat kelayar komputer.

“Iya be, biar adil gitu lho, darah balas darah”, tambah Subur rada gregetan. “Eh, nanti dulu jangan kesusu, nyembelih petik (ayam) aja harus minta ijin dulu dariNYA, apalagi ini nyawa orang”, jawab Ki Amat sambil menuju ke lemari buku mencari buku tentang Death Penalty. “Vengeance is a strong and natural emotion which has no place in a modern-day justice system”, baca Ki Amat terputus putus. Jadi, kalo kita ini mau dianggap negara yang berperadaban tinggi, meskipun nanti dia sudah terbukti bersalah tapi dasar hukumannya itu bukan berdasarkan balas dendam (vengeance).

“Lalu mengenai hukuman mati itu, ini dengarkan, The death penalty is a symptom of a culture of violence. An entire society pays a heavy price for this category of vengeance. Politics, religion and social-conditioning remain the major culprits for capital punishment” dan ini yang paling penting, “Death penalty and that capital punishment is not a deterrent to any crime”, tambah Ki Amat. Di Australia, Hukuma mati sudah lama di hapus.

“Apa bisa digaransi nanti kalo satu pelaku pembunuhan dihukum mati, lalu semua pelaku pembunuhan lainnya lantas takut gitu. Lalu, “Ini babe mau cerita, dengerin baek baek, awas nanti gue suruh lue ngulang balik ceritanya lho”, ancem si bapak.

Sahibul hikayat, adalah sebuah kerajaan dimana sang raja lagi judheg karena negara dirongrong oleh KKN, dari pegawai kecil sampai wakil rakyat semuanya sama saja. Mereka ini pada kong-kalikong dengan para pedagang. Atas desakan rakyat, diangkatnya kepala polisi kerajaan baru yang bisa dipercayai kejujurannya. Saking gregetannya, si raja lalu mengumumkan perang ama KKN, lantas si kepala polisi dikasihnya instruksi, “Hey jendral, mulai besok semua pintu masuk kerajaan dijaga, semua orang yang masuk ditanyai, yang bohong, ditangkep lantas langsungan digantung aja , biar yang lain kapok”.

Sang jendral yang terkenal jujurnya dan loyal kepada sang raja menjawab, “Siap, raju, besok saya akan turun sendiri ikut jaga digerbang utama”.

Setelah baca pengumum di pos penjagaan, banyak orang yang merasa dirinya suka bohong pada ngacir tidak berani masuk kerajaan. Sang jendral kelihatan puas dengan kebijaksaan baru baginda ini, “Wah kalau gini caranya, negara sebentar lagi bakal makmur kembali”, batin si jendral senang.

Terlihat Nasarudin, pedagang kelontong kelilingan ikut antri, sabar menunggu giliran di interview. Pakaiannya rapi bersih, mukanya klimis tidak brewokan, bicaranya sopan, lemah lembut, kata katanya ditata dulu, maklum pedagang bonafit yang sering banyak bergaul dengan para elite politik, pegawi negeri tinggi dan sebangsanya. “Pak jendral, saya mau digantung”, begitu katanya sopan, setelah sebelumnya mengucapkan selamat pagi kepada sang jendral. Kaget juga si jendral sama yang satu ini. “Wah, kamu bohong”, jawab sang jendral singkat.


“Ya kalau jendral bilang gitu, sesuai dengan perintah raju, silahkan gantung saya”, sambil mengulurkan kedua tangannya supaya diborgol. Tertegun juga si jendral atas keberanian orang ini. Setelah berpikir sejenak, si jendral malah jadi bingung. Pikirnya, kalau orang ini saya gantung karena dia bohong khan berarti bahwa yang dia katakan itu tidak bohong, bahwa dirinya bakal digantung!. Tapi kalau saya perbolehkan dia masuk kota juga tidak adil, khan tadi saya bilang dia bohong, yang terang terang melanggar instruksi raju. Yang lebih repot lagi, kalau orang macam ini saya perbolehkan masuk, pasti semua yang lain akan mengikuti caranya, khan jadinya peraturan ini tidak ada artinya lagi, malahan jangan jangan nanti saya sendiri yang digantung dikira terima duit/ KKN, mbantuin semua orang bohong masuk kerajaan, “Wah, bingung aku”, batin si jendral sambil garuk garuk kepalanya yang botak.

Subur kagum juga dengan babenya ini, pinter puter lidah begini. “Nah , ini PR mu, coba besok kasih tahu saya, dimana yang tidak benar dan apa sebenarnya maksud cerita ini”, tantang Ki Amat kepada anaknya.

Sambil membetulkan letak sarungnya, Ki Amat bergunam, “Sebaiknya setiap manusia itu diberi kesempatan mati sesuai dengan jadwal-NYA”

Silahkan simak pengalaman seorang algojo di Suadi Arabia, yang kerjaannya motong leher orang.






Histogram dan Tone (Gamma) Curve



Partisipasi: Oom Saputra -Canberra


Dari Jeanny-Victoria

Salam dr Jeanny yg lagi trying to understand your histogram distribution.... Kalau tidak pake RAW mode hasilnya, what is the normal distribution from the histogram for a day shooting?

Dari Oom Saputra:

What a brilliant question.. he he he he.. Saya coba jelaskan sebisa bisanya ya…

Digital Photography mengenal dua macam grafik, yaitu Histogram dan Gamma curve, meskipun berhubungan tapi masing masing berkonsep dan kegunaan tersendiri, di artikel sebelumnya saya sudah menyinggung sedikit tentang Histogram dan Gamma.

The histogram shows that gamma encoded data sedang Gamma curve is the sensor response curve waktu sinar yg masuk lewat lensa menabrak sensor ! Untuk lebih jelasnya silahkan simak kayak apa histogram itu dan bedakan seperti apa gamma curve itu. Dilain kesemptan saya akan cerita apa itu encoded data

Di foto terlampir ini, yg disebelah kanan atas adalah Histogram, dan dibawahnya terbaca Tonal Curve itu sama dengan Gamma curve. Silahkan baca lagi artikel saya ttg konsep Histogram. Karean fotonnya over-exposed maka terlihat Histogarmnya mendomiansi daerah sebelah kanan, artinya percentage bright pixel jauh lebih besar dari pada pixel yang gelap atau value binary numbernya kecil he he he. Axis X/ horizontal mempunyai skala 1( =2 pangkat 0) sampai 255 ( 8 bit= 2 pangkat 8). Yang membingungkan bisla anda mengolah image yang anda instead 8 bit, di set jadi 16 bit atau bahkan 32 bit, skala Histogramnya tidak berubah, tetap 1 sampai 255 !!, ini karena kemampuan hardware screen display ya cuman itu hehehe. Dilain kesempatan saya akan cerita ttg 8, 15 dan 32 bit image, apa artinya, kegunaannya dsbnya.

Yg lebih mumet lagi , di dua foto yg identical sama persis lokasi jepret dan pencahayaannya waktu itu, maka Histogram waktu jepret dengan jpg file dan RAW file sama persis, bedanya hanya bisa dilihat dari besarnya image size file, dimana RAW file lebih dari dua kali lipat file sizenya, misalnya jpg 5 MB, RAW minimal 10 MB.

File size gede, ibaratnnya kayak orang yg duitnnya banyak ha ha ha, lebih bebas, bisa gini bisa gitu, kepingin makan apa bisa keturutan, sedang kalo duitnya dikit. pas pasan atau kurang, apa besok bisa makan , apa tidak saja masih harus diperjuangkan.... he he he . Eh dengan catatan kalau si kaya itu bisa menggunakan duitnya dengan efektif dan efisien lho, lho















































Kembali ke pertanyaan anda diatas: Kalau tidak pake RAW mode hasilnya, what is the normal distribution from the histogram for a day shooting?

Jawabnya; Kalau anda parameter shootingnya exactly the same, maka Histogramnya juga akan sama persis, yg RAW mode dan jpg mode !!

Day shooting, Histogramnya tergantung dari setting anda, apa under exposed , dominasi di kiri, over-exposed , dikanan, atau the right exposure, ditengah.

Untuk shooting yg direncanakan akan di olah dengan RAW, saya rekomendasikan agak over-exposed, jadi jepretnya harus pakai Manual, tidak bisa pakai Auso, Shutter atau Apperture priority. Alasannya apa ?, dilain kesempatan saya akan cerita deh….he hehe he.. Juga tentang Gamma correction. Sayang ya, sebetulnya di milis GIS, banyak member yg jauh lebih “ahli” dari saya he he he, tapi “penyakitnya” , mereka ini pada demen angkrem , ndekem hahaha… Lha saya ini wong manula je….gaptek poto digital…., jadi harus sabar…., alon alon ntar saya coba jelasin sebisa saya.





Rahasia Alam dan Tehnologi Analog.



Partisipasi: Oom Saputra -Canberra


Yang membingungkan adalah istilah gamma correction, yg selintas artinya mengoreksi dari signal yg grafiknya linear jadi non-linear sehingga bisa dilihat oleh mata kita, TAPI sejatinya adalah kebalikannya yaitu malah merubah data data yang grafiknya udah non linear (melengkung) jadi lurus !!, perhatikan gambar diabwah ini dan factor gamma corectionnya, grafik gamma yg melengkung= CRT gamma 2.2 , dengan software yang intinya di otak atik rumus mathematiknya dengan factor 1 / 2.2 ( =gamma correction) , grafiknya akan jadi lurus ( linear)


Inti maksud koreksi gamma adalah agar image/ foto bisa dilihat dengan jelas dan detail di layar monitor, terutama dibagian yang hitam/ gelap/ value pixelnya rendah, suliat dibedakan mana yang hitam sekali, hitam banget, hitam mudah ah haha, dan abu abu…dstnya, silahakn lihat dan perhatikan grafik yg melengkung, antara Input signal, di axis horizontal dan output signal di axis vertical, misalnya input signal 0.2, 0.3 ( di axis horizontal) khan outputnya cuman disekitar 0.1 di axis vertical. Berarti mata kita (yg lihat dari output signalnya di layar monitor) sulit membedakan tingkat kehitamannya. Only the brightest signals showed up on the face of the CRT, and dim values simply disappeared. Without correction, it was not possible to show tonal data. So, because the human visual perceptual system does not work in a linear manner, a non-linear curve must be applied to "stretch" the linear data from a DSLR camera to make the tonality of a photo match the way our visual system works.

Inilah inti dari istilah tonal data , pengertian yang sangat penting dalam mengotak atik foto, yaitu mengoreksi tonal datanya. Makin besar file size suatu foto, makin leluasa kita mengotak atik tonal datanya, inilah salah satu point RAW file.

Sekali lagi, yang sangat membinungkan, apakah anda menjerept dengan RAW atau dengan jpg maka grafik yang terlihat adalah sama persis, jadi tidak heran bila kebanyakan anda, lanats tanya so, what for …ribet pakai jepret dengan RAW mode segala!!quiote artikel saya sebelumnya Yg lebih mumet lagi Di foto yg identical sama persis lokasi jepret dan pencahayaannya waktu itu, maka Histogram waktu jepret dengan jpg file dan RAW file sama persis, bedanya hanya bisa dilihat dari besarnya image size file, dimana RAW file lebih dari dua kali lipat file sizenya, misilnya jpg 5 MB, RAW minimal 10 MB.

















































































Kembali ke pertanyaan anda diatas: Kalau tidak pake RAW mode hasilnya, what is the normal distribution from the histogram for a day shooting? Jawabnya; Kalau anda parameter shootingnya exactly the same, maka Histogramnya juga akan sama persis, yg RAW mode dan jpg mode !!
.

RAW file jauh lebih besar karena SEMUA data tanpa di otak atik /diolah) oleh computer chip yang ada didalam camera digital (apakah itu kamera saku atau kemera DSLR) langsung disajikan di software RAW development.

Salah satu contoh hasil oatk atiknya kamera digital adalah foto yang saya jepret dengan kamera saku Olmypus SP-800UZ, dibawah ini, yang saya lakukan, cuman pijet mode Drawing, lalu hasilnya patung yg dijepret hasilnya jadi seperti gambar coretan tangan (drawing) ha haha , yang sejatinya chip computer didalam kamera Olympus itu saya instruksikan untuk melakukan manipulasi RAW datanya (sewaktu masih ada di dalam kamera), sedemikan rupa sehingga hasilnya jadi drawing!.

Nih, foto pantung ceweknya jadi gendut , hati hati lho cewek langsing, semampai , kalau suruh saya yang jepret akan terlihat jadi tembem, gendut … ha ha ha










































Sama prinsipnya dengan mode Panoramic, Pop Art, Pin Hole, Fish Eye dsbnya, hasilnya jadi foto yang aneh aneh hehehhe.

Juga inilah sebabnya, setiap pakbrik kamera punya “ramuan” tersendiri dalam mengolah dan mengotak atik RAW data, resepnya rahasia makanya itu ada kamera yang mempromosikan hasil jepretannya Seindah warna aslinya, lalu….macem macem deh..

Dilain kesempatan saya sambung lagi ya…. tuh situs GIS-nya udah Normal lagi ha ha ah, ini ibaratnya kayak listrik di Indo… sering byar -pet , meskipun bayar rekeningnya byar terus…. hua hua hua….



Situs GIS-baru ber-affiliasi dengan FaceBook



Partisipasi: Oom Saputra-Canberra




Banyak dari anda yang salah mengerti, dikiranya bisa login di situs GIS baru dengan menggunakan username dan password anda yang dipakai waktu anda akan buka milis GIS !.

Yangh betul adalah, tidak bisa, jadi anda harus CREATE AN ACCOUNT t bila belum pernah login di situs GIS baru.

Situs GIS baru, sekarang ini sedang dalam tahap proses ber-affiliasi dengan FaceBook, tahap pertama akan selesai dalam satu dua minggu ini, dimana ANDA dan SIAPA SAJA akan bisa login di situs GIS baru dengan menggunakan Username dan Password SAMA dengan waktu anda login di Face Book !!

Tahap kedua dan selanjutnya, sistim GIS baru akan bermanfaat karena jauh lebih aman, nyaman, praktis dan fleksibel FACEBOOK-an melalui situs GIS-baru dari pada anda langsung login di Facebook anda ! Fasilitas apa saja di Facebook plus fasilitas apa saja di Situs GIS akan saling mendukung dan compatible !!!

Teman teman anda di FaceBook bisa membaca artikel anda, foto, video, komentar yg ada di Situs GIS, begitu pula sebaliknya: apa saja yg ada di FaceBook bisa dibaca di situs GIS

Pilhan lain, terutama bagi anda yang tidak punya account di FaceBook, maka alternatifnya CREATE An ACCOUNT di situs GIS baru, dan setelah melalui proses verification ( sekitar beberapa menit atau jam tergantung koneksi internet anda) , anda baru bisa login.

Jadi mulai sekarang, sewaktu situs GIS masih under-construction, kesempatan anda untuk latihan dan berbuat kesalahan dan tidak perlu “ngaku salah” bila terbukti salah… ha haha

Penjelasan bagaimana upload foto dan video dibawah ini saya update sehingga lebih jelas dan lebih praktis, terutama ttg upload video yg sering “gagal” ( eh yg “gagal” anda bukan programnya lho… hehehehe)

Jadi bagi anda yang belum pernah login di situs GIS-baru, gunakan kesempatan ini untuk Create an Account

Caranya kirim/ upload foto dan lagu:

Setelah login, maka tayangan window situs akan berubah, ada icon SHARE baik untuk Photo, Video dan Article. Saat ini kita konsentrasi untuk kirim Photo dan Video dulu, sebab untuk kirim Artikel dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman dulu kirim Photo dan Video.

Cara kirim foto sbb

Foto:

Klik di icon PHOTO , di sebelahnya klik SHARE

Dipilih GALERY dan choose file/ filename diambil dari computer anda, directory/ subdirectory mana dan jangan lupa pilih Category: Photo, jangan Video atau Article

Dan dikasih description, foto di jepret dimana dsbnya

Lalu SUBMIT ditunggu, kalau filenya besar misalnya sekitar 5 MB (jangan lebih dari ini) butuh sekitar 3 - 5 menit . Dan refresh. Untuk testing sebaiknya minimal upload dua foto yg pertama dengan file size kecil misalnya 100 kb dan yg kedua file size asli artinya waktu foto itu dijepret berapa aja file sizenya langsung di upload , ini akan lebih lama tapi ok tunggu prosesnya aja.

Bagi anda yang ingin upload photo langsung dari MobilePhone misalanya Ipad, BlackBerry dan jenis m obile phone lain yang pakai software Android, misalnya bagi anda yang mempunyai Handphone Samsung Galaxy II 5 atau sejenisnya, dengan software Android Gingerbread 2.3.5, dan sudah pernah login di situs GIS baru, maka akan bisa kirim/upload foto, video langsung, caranya sama persis dari PC

Untuk upgrade software ke Android Gingerbread 2.3.5 atau yg lebih baru silahkan download dari internet. Contoh foto hasil upload silahkan lihat di situs GIS baru, foto cucu saya, yg uplaodnya horizontal hehehe, ini pengalaman bagus, di check dulu orientasinya foto, jangan sampai di upload seperti contoh itu .. landscape orientation. hehehe..

Lalu di check, apa sudah tayang atau belum, dengan Klik http://111.125.179.25/~globalin/

Sedang anda yg punya handphone dari Apple misalnya Ipad, softwarenya pasti ITune, juga bisa upload foto dan video, cuman mungkin sedikit di upgrade softwarenya, silahkan tanya ke toko dimana anda beli dan langsunng dicoba di toko itu upload foto dan video.

Begitu pula yg punya Black Berry atau sejenisnya, silahkan hubungi toko dimana anda beli, prinsipnya asal anda bisa buka situs GIS baru, past bisa login dan kirim foto, video bahkan artikel langsung ke situs GIS dimanapun anda berada !!

Kirim lagu youtube , simak tambahan update-nya

Silahkan ikuti petunjuk dibawah ini:

Cara kirim/ upload lagu youtube ke situs new Globalindo ( yg masih under-construction)

Ikutilah step by step dengan cermat dan teliti, juga perhatikan titik, koma, huruf besar/kecil dan space antara kata.

Pertama cari dan pilih dulu lagu atau topik apa saja “100% terserah anda” dari youtube ( tapi kalau ada komplain dari member GIS maka file itu akan didelete oleh ki lurah-nya ha ha ha, kebebsan tanpa batas malah akan merusak, contohnya sepakbola tanpa aturan main dan tanpa wasit, malah tidak menarik untuk di tonton ha ha ha ha) , bagi anda yg belum tahu caranya silahkan tanya ke milis GIS, pasti ada GISers yang berkenan membantu he he he.. inilah salah satu uniknya GIS, yang menjanjikan makin pinter bagi GISers ( eh, yang mau jadi lebih pinter he he he ), sehingga makin jadi manusia yang lebih independent, tidak tergantung dari orang lain/ admin situs-nya.

Kemudian:

1.Klik link ini http://111.125.179.25/~globalin/

, perhatikan alamatnya masih sementara hanya nomer saja, , belum pakai www.globalindo.net karena masih sementara/ underconstruction, jadi kalau ada WARNING dari computer anda ttg virus dsbnya, abaikan saja , ini merupakan standard warning bagi anda yang kebetulan klik alamat internet yg hanya dengan nomer saja he he he..

2.Login, isi username dan password, bagi anda yang belum pernah maka anda harus klik Create an Account dulu dan isi formulirnya. Kemudian tunggu email verifikasi dari GIS , dan klik link yg diberikan untuk mengaktivasi account anda. Bila ada kesulitan , silahkan tanya GISers ke milis GIS

3. Kemudian klik icon SHARE disebelahnya VIDEO, akan terlihat window baru muncul seperti yang di attachment terlampir, silahkan isi judul videonya, bisa copy&paste atau judul yg anda buat sendiri he hehe , Ini contohnya, judulnya jangan terlalu panjang, tapi bila anda ingin sedikit cerita ttg video clip ini silahkan ketik dulu di software Words, periksa ejaannya dan copy dan paste ke space yang terlihat dibawah (windwonya agak gedean , tapi caranya paste-nya dengan pijit CRL dan V barengan )

Baru kemudian klik icon EMEBED yg lokasinya disebelah Icon face Expression. Dan klik SOURCE dstnya , simak detailnya dari nomer 4 sampai no 7 dibawah ini.

DAN JANGAN LUPA KLIK INSERT lalu klik SAVE di window yg lain (gedean)





Sekitar 20% dari lagu lagu hanya boleh dilihat dan dinikmati di situs Youtube sendiri, artinya tidak diperbolehkan di embed di situs lain, andaikan bisa di embed tapi “pemberitauan” ttg ini. he he he. Bila ini terjadi, maka ki Lurah yang akan men-delete window youtube yg anda kirim itu, khan toch tidak bisa dilihat hehehe..

Hampir 100% lagu lagu Indonesia bisa di embed ke situs lain, ini baik untuk latihan embed/ kirim lagu bagi anda he he he..

Text kata bisa anda pilih warna, jenis Font dsbnya, pilih di icon diatas windownya.

4.Klik icon embed media , yg letaknya disebelah gambar face ( ekpresi wajah/ kuning) akan muncul window kecil, dan klik SOURCE

5. Upadate info: Sesudah klik SOURCE, pilih lagu youtubenya dan copy&paste embed codenya, dan perhatikan pilih code yang USED OLD EMBED CODE ( option paling bawah), code ini di paste ke window kecil itu dan klik INSERT lalu klik SAVE. Window akan berubah warnanya jadi KUNING/Yellow di daerah dimana da window youtubenya.

6.Akan terbaca Article/ Video successfully submitted

7.Lalu klik icon Video atau Home , bila anda ikuti petunjuk ini langkah demi langkah maka akan terlihat lagu youtube anda sudah tayang di situs GIS !.

Agar tidak membingungkan ansda, cari diatas inilah saja dulu yg dijalankan, alternatif lain yg saya jelaskan sebelumnya ignore dulu, cara itu untuk yg lebih advance , ntar kalau untuk upload artikel saja.hehehe

Bagi anda yang “bisa melihat” opportunity yang langka ini, yaitu diberi kepercayaan penuh oleh Ki Lurah untuk ikut aktif meng-update situs GIS, tentunya akan menggunakan kesempatan ini for your own benefit.

Situs GIS baru sengaja di desain utuk bisa “jalan sendiri” tanpa Admin, dan hanya dengan bantuan minimal dari Ki Lurah. Ini karena selain biaya running cost-nya yang sangat mahal di Australia dan negara negara sejenis, artinya GIS tidak mampu membayar gaji Admin-nya ha ha ha.., juga demi untuk kemudahan dan kenyamanan anda/ members sendiri yang ber-prinsip SELF SERVICE.

Anda yang sudah lama tinggal di luar Indonesia pasti bisa mengerti alasan dan cara pikir ini. Jangan sampai kalau lurahnya udah “pensiun” ( eh dapat pensiunnya dari pemerintah Ausie lho, bukan dari penduduk GIS ha ha ha) , lalu GIS juga ikut “pensiun” ha ha ha…

Silahkan coba dan sukses.







Mem-praktek-kan theori photography




Partisipasi : oom Saputra-Canberra



Dua foto yang saya jepret pagi ini, identical objeknya, bunga dahlia di kebun kami, bedanya yang pertama dijepret dan save dengan jpg file dan yang kedua RAW file dan diotak atik Gamma Correction, Exposure dan Histogram-nya dengan Photoshop CS5, silahkan bedakan hasilnya.

Sesuai dengan theori, foto sengaja saya jepret sedikit over-exposed , kalau menurut setting dengan ISO 100, maka Aperture priority terbaca f/3.5 , speed 1/3200 sec. Agar jadi over exposed setting saya rubah Manual f/3.5 dan speed 1/1600 sec.

Meskipun hasilnya belum memuaskan saya, tapi di foto sudah kelihatan detail lekukan lekukan di daun bunganya, dan kontras juga lebih baik. Sedang bila ingin lebih terang, di tambah saja brightness-nya tanpa takut akan kehilangan detailnya atau turun kwalitet imagenya.










































































































































Memproses image dengan RAW




Partisipasi: oom Saputra - Canberra




Foto ini saya jepret di air terjun mini di danau dekat rumah, settingnya: F/3.5 ; speed 1/2000 sec, ISO 100, no flash, shutter priority, di save sebagai RAW file dan jpg file berbarengan Dan hasilnya agak under-exposed alias agak ke-gelap-an , silahkan lihat foto pertama dan grafik histogram-nya di foto berikutnya

Di foto kedua, RAW file saya edit dengan Photoshop CS5, adjust tonal curve, gamma correction dan exposure, hasilnya sudah cukup bagus dan bila image dalam jpg file pasti hasilnya, image akan flat out bila ditambah brightness-nya, malah bisa jadi ke-putih-an he he , dan background tembok dan lantai yang berwarna coklat (lumpur coklat) tidak akan bisa muncul ( jadi putih), begitu pula warna lumut (hijau) tidak akan bisa muncul.

Meskipun saya masih belajar, dan hasilnya belum memuaskan, tapi saya sudah mulai bisa mengerti mengapa demikian dan butuh latihan terus untuk bsi a jadi “ahli” ha ha ha

Tambahan informasi

RAW Development bisa diibaratkan afdruk film di jaman doeloe, kalau fim negative di ekspose sinar lebih lama, maka fotonya akan jadi lebih gelap dan kebalikannya. Tapi dalam Digital Photography jauh lebih rumit dan komplek, tidak hanya image bisa dirubah jadi white&black, sepia tapi bisa di adjut contrast, dikoreksi exposure-nya, colour tone, gamma correction dsb dsbnya. Dilain kesempatan saya akan cerita prinsip RAW Development. Apa bedanya Hostogram dan Gamma Curve dsbnya














































































































































































Within the four Seas, all men are bothers.



Partisipasi: Oom Saputra-Canberra












































Kalimat singkat ini, tertulis di gapura Chinatown-Sydney, saya jepret beberapa minggu yang lalu. Setiap hari ribuan orang melewati gapura itu, tapi sangat jarang orang yang tahu dan mau apa apa makna tulisan itu, bahkan kebanyakan mereka, tidak tahu kalau di gapura ada tulisan itu ha ha ha… kalau dibuat statistik mungkin satu diantara 100 ribu orang , mungkin malah lebih he he he… artinya anda akan “tergolong” manusia langka bila tidak saja tahu ada tulisan di gapura itu, tapi juga tahu maknanya, apalagi bisa menemukan satu kata kuncinya !.

The foundation of unconditional love is compassion with fairness of the mind, love that carries no differentiation, bila anda bisa mengetahui makna kalimat ini, maka akan setuju bahwa satu kata kunci dari Within the four Seas, all men are bothers adalah Equality, dengan sedikit koreksi bahwa tidak boleh di embel embelin dengan within the four seas , dimana arti dari men bukan saja para cowok tapi juga termasuk para cewek ha ha ha

Dari kata kunci Equality ini anda akan bisa mengerti makna kalimat All human beings are equal in nature; only the mind conjures the differences between rich and poor, high and low, man and woman. dan dari kalimat ini anda akan lebih berani mempraktekannya di GIS he he he…. Tinggal setting up your mind aja… gampang toh…. ibaratnya kayak jepret foto, di set parameternya dulu….ha ha ha ha..

Jadi kalau “saya” udah biasa menjepret foto dengan “ setting manual” , maka “saya” akan lebih mudah menikmati hidup ini dan bisa melihat dunia ini dari sudut/ perspektif dan warna yang “saya” kehendaki !...you create your own world…. If we are fully aware of what goes on in our mind over a period of time, we are able to have a well-trained mind that is able to cope with all external conditions with great ease.. Mka belajarlah motret dengan “manual” hahaha, jangan hanya “Automatic” terus, maunya tinggal “tutul” tombol aja ..pasti akan lekas “ketul” mind-nya…dan cepet pikun ha ha ha..

Silahkan simak lirik lagu ini dan simak makna lriknya



| Home | Tentang Kami | Buku tamu | Kirim artikel | Beri Tau Teman | Horoskop/zodiak | Kontak kami | Weblink | Gallery Foto
 

Copyright © 2007 Globalindo.Net Best View Resolution 1024 x 768 Pixel
Designed, Hosted & Maintenanced by: Balinter.Net